"Makanya di Rapat Bamus ini, kita akan fokus menyelesaikan kasus di pasar itu di September ini," terangnya.
Baca juga: Beber Alasan Maju Lagi, Endang: untuk Kehormatan Konsel
Politisi Golkar itu mengaku, Komisi II DPRD Kendari bakal menelusuri secara detail segala persoalan di Pasar Basah yang kini menjadi pengelolaan PT Kurnia dengan kontrak selama 20 tahun lamanya sejak 2013 silam.
Bahkan katanya, pihaknya akan mengecek ulang soal MoU antara Pemkot Kendari dan PT Kurnia soal batas-batas kewenangan pengelolaan pasar.
Sedangkan terkait dana Rp 2,7 juta per bulan yang mengaku telah disetor ke Pemkot Kendari melalui Bank Sultra, pihak Dewan akan menelusurinya, ke mana dana tersebut mengalir.
