Senada dengan itu, Legislator PKS La Muhadi menilai, soal kasus PDAM harus diperjelas. Misalnya, jika terjadi potongan pipa harus diketahui apakah pipa induk atau pipa sambungan ke rumah warga.
"Jadi kita harus tau kenapa tiba-tiba pipa itu dicabut di Majapahit. Pak Sekwan tolong dicatat ya," terang ketua DPD PKS Busel itu.
Rapat yang dipimpin Wakil Ketua II, Pomili Womal itu dihadiri asisten dua pemerintahan, La Ode Mpute selaku perwakilan Bupati beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Hadir pula wakil ketua I DPRD Busel, Aliadi termasuk para anggota, di antaranya La Ode Amal (Hanura), H. Harnu (PDIP), Wa Kodu (PPP), La Nihu (Golkar) La Hijira (Golkar), Taufik (Gerindra), La Saali (Hanura), Karlina (PDIP) dan Arlin (Demokrat). (B)
Reporter: Deni Djohan
