Baca juga: Demo Ricuh PT VDNI Rugi Rp 200 Miliar

Terlebih kata politisi PDIP itu, UMP hanya mengatur soal angka minimal gaji, olehnya itu perusahaan harus menaikan gaji karyawan yang telah memenuhi syarat kerja.

"Makanya sejahterakan, naikkan gajinya karyawan itu. Jangan sedikit-sedikit VDNI ancam mau angkat kaki. Banyak kok investor yang mau tanam saham," cetusnya.

Sejak awal perusahaan asal Tiongkok itu kata dia, tak pernah menunjukkan transparansinya, sehingga selalu menimbulkan konflik di kawasan mega industri itu.

Menurutnya, aksi demonstrasi buruh di Morosi yang berujung ricuh dan pembakaran dump truck, alat berat serta rusaknya fasilitas, menunjukan ada yang salah di dalam manajemen perusahaan tersebut.