SURABAYA, TELISIK.ID - Keputusan pemerintah menghapus BLT untuk UMKM di tahun 2023 dinilai kurang tepat. Anggota komisi B DPRD Jawa Timur, Agusdono Wibawanto, mengaku prihatin atas keputusan pemerintah itu.
Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, di tengah kebangkitan ekonomi pasca pandemi, harusnya bantuan tersebut tetap diberikan mengingat dua tahun pandemi, kondisi perekonomian sedang terpuruk.
"Harusnya bantuan tetap diberikan sampai UMKM bisa mandiri dan bisa mendapatkan hasil semaksimal mungkin, baru bisa dihentikan," jelas pria asal Malang ini, Kamis (19/1/2023).
Pria bergelar doktor ini mengatakan, kalau dasar pemerintah menghentikan BLT tersebut karena perekonomian UMKM sudah pulih pasca pendemi, menurutnya hal tersebut salah besar.
"Sekarang ini justru para pelaku UMKM sedang berusaha bangkit dengan pengembangan produknya menyesuaikan kondisi pasar. Sedangkan para pelaku UMKM masih belum maksimal untuk pemasarannya. Pemerintah harusnya turun langsung membantu," jelasnya.
