DK PBB sendiri sudah menggelar dua pertemuan tertutup untuk membahas peningkatan ketegangan antara Israel dan Palestina dalam sepekan belakangan.
Dalam pertemuan itu, AS sebagai sekutu kuat Israel mencegah upaya DK PBB untuk mengeluarkan pernyataan berisi desakan mengakhiri kekerasan.
Perwakilan AS menyatakan bahwa tim negaranya sedang melakukan diplomasi di balik layar. Menurut AS, pernyataan DK PBB akan kontraproduktif dengan upaya negaranya.
Blinken mengakui memang AS mengirimkan utusannya ke Timur Tengah, salah satu agendanya untuk mendesak Israel untuk menghindari korban warga sipil. (C)
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
