KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Puluhan Kepala Desa (Kades) yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Cabang Kolaka Utara mendatangi gedung DPRD Kolaka Utara, Senin (12/9/2022).
Kehadiran puluhan wali nagari tersebut, untuk mengklarifikasi isu yang beredar terkait keinginan beberapa anggota legislatif Kolaka Utara menunda pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang rencana digelar tahun 2023.
Ketua DPC APDESI Kolaka Utara, Musliadi, SH. MH mengungkapkan, kehadiran mereka di DPRD untuk mengklarifikasi isu yang dilontarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab terkait keinginan anggota DPRD menunda pilkades serentak.
"Ada informasi yang mengatakan bahwa suksesi pilkades serentak tahun 2023 akan dihalang-halangi oleh anggota DPRD. Dalam rapat semua sudah terjawab jika hal itu tidak benar," katanya, Selasa (13/9/2022).
Kata dia, penundaan sangat merugikan kepala desa definitif yang berniat maju kembali serta merugikan Pemkab Kolaka Utara karena harus menyiapkan 67 ASN sebagai penjabat yang mengisi kekosongan kades di tengah minimnya ASN.
