BOMBANA, TELISIK.ID - DPRD Kabupaten Bombana menilai banjir yang melanda dua kecamatan di Kabaena terjadi akibat aktivitas pertambangan yang tidak ramah lingkungan.
Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Dewan Bombana, Iskandar saat rapat bersama pemerintah daerah dalam pembahasan bencana alam yang tengah dilanda daerah saat musim hujan beberapa waktu terakhir ini.
Iskandar mencontohkan, Pulau Kabaena tidak pernah dilanda oleh banjir meskipun dilanda hujan dengan intensitas yang cukup lama.
"Banjir yang dialami dua kecamatan di Kabaena ini, kami nilai disebabkan karena adanya aktivitas pertambangan yang tak acuh terhadap lingkungan. Sebelum ada tambang Kabaena tidak pernah ada ciri-ciri mau banjir meskipun lama hujan," ujar Iskandar dalam rapat bersama di DPRD Bombana, Selasa (19/1/2021).
Meskipun banjirnya hanya berselang berjam-jam, Ketua DPC PKB Bombana ini meminta pemerintah daerah untuk bertindak tegas terhadap aktivitas pertambangan agar lebih perhatikan lingkungan.
