Selain itu, Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, DPD PDIP Sulawesi Tenggara ini meminta pengurus Tamalaki Patowonua menghilangkan kesan atau paradigma negatif masyarakat yang selalu berasumsi kalau Tamalaki adalah lembaga yang tugasnya demo-demo.
"Tamalaki tidak pernah demo, boleh kita turun bahkan nyawapun taruhannya kalau adat dan budaya kita diinjak-injak oleh siapapun. Tapi, sepanjang bukan adat dan budaya, maka marilah kita bersama seluruh paguyuban yang ada di Kolaka Utara menciptakan kedamaian, keamanan dan kebersamaan," kata dia.
Bahwa kita suku Tolaki ini, adalah suku yang telah dimiliki oleh semua suku yang ada di Kolaka Utara dan di Indonesia ini.
"Jujur suku Tolaki ini tinggal menghitung jari yang betul-betul asli Tolaki. Kebanyakan kita sekarang ini sudah terjadi kawin mawin sehingga jarang sekali yang murni Tolaki," tambahnya.
Terpisah, Ketua PB HIPTI Sulawesi Tenggara, Rusmin Abdul Ghani, SH menyatakan, saat ini PD HIPTI telah terbentuk di tiga kabupaten dan Kolaka Utara adalah DPD ke-3 yang telah dikukuhkan.
