Lebih janjut. Ia juga meminta pemerintah berempati kepada tenaga kesehatan yang bertugas dalam penanganan COVID-19. Dia ingin pemerintah memastikan semua hak nakes terpenuhi.

“Pemerintah harus memberi perhatian dan empati kepada tenaga kesehatan, karena merekalah yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19. Pastikan semua hak mereka terpenuhi, baik menyangkut perlindungan dan keamanan diri, kesehatan, jam kerja hingga soal insentif yang telah dijanjikan," tambahnya.

Dia menyebut, seiring lonjakan kasus COVID-19 banyak nakes yang mengalami kelelahan, minim istirahat, terpapar Corona hingga meninggal. Bahkan, nakes mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari pasien atau keluarga pasien.

"Pemerintah harus surplus empati pada kondisi yang tengah dihadapi tenaga kesehatan. Jangan sampai ada kebijakan yang tidak pro nakes, seperti penundaan insentif sampai berbulan-bulan,” imbuhnya.

Baca Juga: Pemkot Gandeng TNI Bantu Perbaikan Rumah Tak Layak Huni