MUNA, TELISIK.ID - Proyek-proyek pembangunan infrastruktur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna yang dibiayai pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 233 miliar kini mulai memasuki tahapan lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Sesuai scadule, kontrak kerja akan dimulai awal Oktober mendatang.  Mengingat mempetnya waktu pelaksanaan kegiatan yang hanya enam bulan, Awal Jaya Bolombo, anggota DPRD Muna menyarankan pada Pemkab untuk meminta pendampingan dari aparat penegak hukum (APH) dengan tujuan meminimalisir terjadinya penyimpangan yang dapat menimbulkan kerugian keuangan negara.

"Pendampingan dari APH penting agar proyek-proyek yang berjalan itu tidak bermasalah," kata Awal Jaya Bolombo, Kamis (23/9/2021).

Sekretaris DPC Demokrat Muna itu bukannya meragukan kemampuan para kontraktor yang nantinya akan mengerjakan proyek-proyek itu. Namun,  berdasarkan pengalaman yang terjadi selama ini, banyak kegiatan tidak terselesaikan dengan sempurna.

"Bila pekerjaan tidak selesai, menjadi sia-sia penggunaan dana itu. Selain daerah rugi, juga tidak memberi asas manfaat bagi masyarakat," terang pria yang karib disapa AJB itu.