BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Bobroknya kinerja pemerintah Buton Selatan (Busel) dalam mendata calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun Bantuan Sosial Tunai (BST), membuat anggota DPRD Busel, La Ishaka angkat bicara.
Legislator Hanura ini menilai, kinerja pemerintah baik tingkat kelurahan maupun kecamatan terkesan tidak transparan. Utamanya warga di Kelurahan Molagina.
Faktanya, sejauh ini, baru 19 warga yang menerima bantuan tersebut. Itupun untuk para penerima bantuan itu para warga dipanggil sembunyi-sembunyi oleh pihak kelurahan untuk mengambil bantuan tersebut.
"Jadi yang turun mengambil bantuan ini tidak serentak, hanya dua atau lima orang yang dipanggil," ungkap La Ishaka.
Saat warga menanyakan kepada pihak kelurahan kenapa bisa seperti itu, pihak kelurahan berdalih bila calon penerima berikutnya akan mengambil hak nya pada tahap kedua.
