Mantan anggota DPR RI ini juga mengungkapkan, pembinaan prestasi ini harus besar anggarannya karena untuk mempersiapkan atlet dalam pekan olahraga nasional (PON) mendatang di Papua.

Baca juga: Verifikasi Berkas CASN Muna Tuntas, Siap Diantar ke BKN Makassar

“Kami berharap pihak KONI Jatim menjelaskan kepada kami untuk apa saja anggaran Puslatda tersebut. Khawatirnya kalau tak jelas penggunaannya bisa jadi temuan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KONI Jatim, Erlangga Satria Agung mengatakan, besaran anggaran Puslatda tersebut disebabkan karena KONI Jatim ditarget Gubernur Khofifah untuk menjadi juara PON di Papua.

“Kami hanya pelaksana saja dari perintah gubernur tersebut. Kami ditarget menjadi juara umum sehingga memerlukan anggaran besar untuk memenuhi target tersebut,” jelasnya.