Baca Juga: Kesaksian Warga yang Temukan Jenazah Mahasiswa Lompat dari Jembatan Teluk Kendari
“Kebijakan pemerintah itu tidak efektif. Walaupun kita tidak menjual juga tetap orang bunuh diri juga. Lebih parah lagi kalau tidak ada yang menjual, tidak ada yang lihat kalau ada orang lompat,” sambung Herlina.
Bagi Herlina, berjualan di jembatan bukan sekadar pilihan, tapi jalan hidup. Dalam semalam, ia bisa mendapatkan penghasilan Rp 300.000 hingga Rp 500.000. Uang yang dipakainya untuk menyekolahkan anak dan memenuhi kebutuhan harian.
“Kemarin saya coba pindah tempat lain, sepanjang hari cuma laku Rp 40.000," paparnya.
