Baca Juga: Windows 7 dan 8.1 Ditiadakan Hari ini, Begini Tanggapan Pengguna di Kendari
Senada diungkapkan Al yang juga buruh di The Park Kendari. Ia mengaku sangat kecewa karena sampai sekarang upahnya belum dibayarkan.
"Kami juga punya kebutuhan sehari-hari untuk dipenuhi. Harus bayar kos, makan dan lainnya, tetapi gaji belum ada kejelasan," ujarnya kecewa.
Baca Juga: Tak Seperti Piala Dunia, Nobar AFF 2022 Tidak Diminati Warga
Al mengaku, seharusnya upah mereka setiap minggu Rp 800.000, di luar gaji lembur setiap malam sebesar Rp 110.000 mulai pukul 19.00 sampai 23.30 Wita.
