KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu tanda besar kiamat adalah turunnya Nabi Isa AS ke bumi, sebagaimana hadis riwayat Abu Said Al-Khudhri yang diriwayatkan Imam Bukhari, Ibnu Majah, dan Abu Dawud.
Sebuah hadis an-Nawwas bin Sam’an yang diriwayatkan Muslim menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, setelah keluarnya Dajjal dan kerusakan yang dia lakukan di bumi, maka Allah mengutus Nabi Isa Alaihissallam.
Seperti apakah Nabi Isa saat turun ke bumi? Dalam sejumlah riwayat disebutkan, beliau seorang laki-laki, berperawakan tidak tinggi juga tidak pendek, kulitnya kemerah-merahan, rambutnya keriting, berdada bidang, rambutnya meneteskan air seolah-olah beliau baru keluar dari kamar mandi, beliau membiarkan rambutnya terurai memenuhi kedua pundaknya.
Melansir Sindonews.com, Nabi Isa turun di menara putih sebelah timur Damaskus di Syam. Damaskus atau Damsyik adalah ibu kota dan kota terbesar di Suriah. Kota ini merupakan salah satu kota tertua di dunia, selain Al-Fayyum, dan Gaziantep.
Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil dalam "Kitab Asyraathus Saa’ah" (1955) menjelaskan, ketika turun ke bumi, Nabi Isa memakai dua helai pakaian yang dicelup dengan minyak ja’faran, meletakkan kedua tangannya di atas sayap dua Malaikat.
