Menurut dia, tahun ini tetap menggunakan dua pilihan, yakni menggunakan model kertas dan pensil dan model handphone android atau laptop/komputer. Setiap SD bebas menentukan model ujian yang diinginkan.
Baca Juga: Universitas Halu Oleo Kembali Gelar Wisuda Offline dalam Jumlah Besar
“Yang menyelenggarakan ujian secara online tingkat SD tidak banyak. Data yang ada di Dinas menunjukkan bahwa, hanya ada dua SD sedangkan Madrasahnya belum," katanya lagi.
Dua sekolah ini, kata dia, telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan dengan baik sehingga ujiannya bisa dilakukan secara online.
Menurutnya, sesuai informasi dan perkembangan pelaksanaan di lapangan, ujian online SD ini berjalan lancar dan aman. Memang ada kendala berkaitan dengan listrik maupun signal, tetapi kendala itu bisa diatasi sehingga ujian bisa dilakukan secara baik.
