Baca Juga: Putus Sekolah dan Merantau Sejak SMP Demi Bertahan Hidup
Yuni pernah kehilangan anak saat berumur 2 tahun karena terkena sakit demam berdarah. Ia merasa begitu kehilangan. Namun ia percaya bahwa semua yang terjadi atas kehendak-Nya dan pelan-pelan mengikhlaskan.
Yuni mengungkapkan, jika dirinya tidak memulung ia akan balik ke kampung halaman dan bercocok tanam. Yuni memiliki lahan 75x100 meter dengan pekarangan 25x100 meter. Lahannya ditanami jambu mete dan pohon kelapa. Sayangnya sejak 3 tahun terakhir tanaman jambu metenya kering dan tidak berbuah.
Yuni dan suami awalnya tidak memiliki tempat tinggal dan sering berpindah-pindah tempat. Karena lelah berpindah dan menjadi salah satu penduduk transmigrasi, ia akhirnya mendapat bantuan lahan dari pemerintah pada tahun 1992. Lahan tersebut yang akhirnya digunakan membangun rumah dan bercocok tanam hingga saat ini. (A)
Reporter: Nadwa Rifada
