Baca Juga: Penuhi Janji pada Warga, Jalan Lantowonua Mulai Diaspal
Sementara itu, Kabid Damkar, Riktamin mengaku, porsi anggaran yang disiapkan itu tidak akan memenuhi kebutuhan oprasional. Apalagi saat ini, kendaraan yang ada dan peralatannya sudah tidak laik pakai.
"Selama ini, bila terjadi kebakaran, kami hanya paksa kendaraan dan peralatan yang ada," ungkapnya.
Jumlah kendaraan yang dapat beroperasi saat ini tiga unit. Itupun, kondisinya ngos-ngosan. Tak jarang, setiap kali terjadi musibah kebakaran, anak buahnya kerap mendapat perlakuan kasar dari masyarakat, karena terlambat memadamkan api. Padahal itu bukan kesalahan mereka. Namun karena kondisi kendaraan yang sudah tidak laik.
"Setiap kali ada kebakaran, hanya dijanji akan tambah armada, tapi buktinya tidak ada. Jangankan armada, selang saja tidak bisa diadakan," cibirnya. (B)
