"Dari beberapa pengalaman laporan yang saya terima orang tua terkadang menganggap biasa jika anak sedang dalam kondisi panas yang tinggi. Padahal hal itu sangat berbahaya di musim-musim penghujan seperti ini," ucapnya.
Sejauh ini ujar dia, terkait upaya pencegahan sudah dilakukan oleh Dinkes provinsi dan kabupaten/kota. Beberapa di antaranya adalah melakukan distribusi logistik DBD seperti bubuk abate, ke-22 kabupaten/kota didistribusikan ke rumah-rumah.
Baca Juga: Investasi Konsel 2021 Tembus Rp 2.6 Triliun
"Hal ini sudah kita lakukan sejak Januari lalu. Kita juga sudah lakukan penyelidikan epidemiologi untuk memutus mata rantai penularan DBD ini," ujar dia. (C)
Reporter: Berto Davids
