Baca juga: 3 Peserta Seleksi CPNS 2021 di SMKN 1 Kendari Terpapar COVID-19
"Tingkat hunian di sana hanya 10 persen, karena kondisi rumah itukan plafonnya terbuat dari asbes. Itu sudah rusak karena rembesan air, menyebabkan plafonnya itu banyak yang jatuh. Bahkan, sudah ada warga penghuni yang terkena. Jadi, sekarang orang agak takut untuk menyewa rusun di sana," jelas Cornelius.
Akibat Pandemi COVID-19, Cornelius mengatakan, ada beberapa hal yang tidak bisa dimaksimalkan, khususnya berkaitan dengan anggaran.
"Karena, memang beberapa mata anggaran itu harus dirasionalisasi sehingga tidak bisa kita maksimal melakukan perbaikan," ujarnya.
Cornelius berharap, tahun depan kondisi perekonomian bisa lebih baik, sehingga tidak ada kendala dalam menjalankan program.
