Beberapa hasil karya para peserta lomba MTQ V Korpri Tingkat Nasional Tahun 2021 Sultra cabang khath Al-Qur'an, golongan dekorasi, kontemporer dan digital. Foto: Andi Irna Fitriani/Telisik

"Selanjutnya itu harus bisa digunakan untuk segala kepentingan, kemudian estetis dimana kaligrafi bisa digunakan sebagai alat penghias, serta tujuan yang lain itu sebagai sumber usaha yang bisa memberi kehidupan bagi kita," jelasnya.

Sementara itu, Narasumber kegiatan, Prof. Dr. KH Oman Fathurahman mengatakan, saat ini banyak yang mempertanyakan nasib kaligrafi menghadapi era digital.

"Saat ini itu sudah ada teknologi kaligrafi digital, tapi tentu saja zaman yang akan menjawab perkembangan kedepannya akan sepesat apa," kata Pengasuh pesantren Al-hamidiya, Sawangan, Depok tersebut.

Salah seorang Dewan Hakim Cabang Khath Al-Qur'an MTQ V Korpri lainnya, Hj. Ery Khaeriyah mengatakan, kegiatan dialog tersebut adalah agenda rutin yang dilaksanakan setiap ada event MTQ.

"Jadi kita biasanya menyisihkan satu hari itu untuk dialog, selain silaturahmi kita ingin sharing tentang berbagai hal, terutama tentang perkembangan kaligrafi di masing-masing daerah yang ada di tanah air, karena menangkan lomba kali ini diikuti oleh berbagai peserta dari seluruh Indonesia," ungkapnya.