Tak hanya itu, Korea Utara juga menganggap celana jeans adalah simbol kejahatan dari Amerika Serikat.
Bagi mereka yang melanggar peraturan akan larangan dalam menggunakan celana jeans, maka akan dikenakan sanksi.
Mereka akan dikenakan sanksi penjara serta celana jeans yang mereka miliki akan disita oleh pemerintah Korea Utara.
Dilansir Liputan6.com, Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, meluncurkan seruan baru agar barang-barang semacam itu dijauhkan karena takut membuat negara "runtuh seperti tembok lembap".
"Sejarah mengajarkan kita pelajaran penting bahwa sebuah negara bisa menjadi rentan dan akhirnya runtuh seperti tembok lembap terlepas dari kekuatan ekonomi dan pertahanannya jika kita tidak berpegang pada gaya hidup kita sendiri," demikian bunyi dalam editorial akhir pekan lalu.
