SURABAYA, TELISIK.ID - Kabar gembira bagi masyarakat Jatim yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri maupun berangkat umrah, pemerintah akhirnya membuka perjalanan ke luar negeri dan umrah melalui Bandara Juanda Sidoarjo.
“Jadi tidak hanya umrah, tapi juga keberangkatan dan kedatangan internasional ya. Prinsipnya sama seperti di Jakarta dan Bali untuk kedatangan internasionalnya. Seperti umrah berangkat dari Jawa Timur, kembali di Jawa Timur,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan di Surabaya, Sabtu (12/3/2022) malam.
Dikatakan oleh Luhut, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nomor 12 Tahun 2022 tanggal 8 Maret 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), untuk PPLN yang memasuki wilayah Indonesia diberlakukan masa karantina satu hari.
“Jadi ketika datang dilakukan tes PCR di airport atau di hotel atau asrama haji. Bila negatif bisa langsung pulang, tapi bila positif maka harus karantina. Soal paspor kita semua berlaku visa on arrival, jadi apa yang terjadi di Jakarta sama dengan yang terjadi di Surabaya,” ujar Menko Marves Luhut.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, usai disetujuinya pemberangkatan umrah melalui Bandara Juanda, ia akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh pelaku maupun agen perjalanan Haji dan Umrah yang ada di Jatim. Termasuk secara teknis dengan pihak terkait seperti PT. Angkasa Pura terkait alur keberangkatan dan kepulangan.
