"Kami mendukung wakil Bupati Muna mengambil langkah-langkah nyata membuka ruang aduan masyarakat jika ada yang menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan orang-orang yang memiliki power dalam kekuasaan untuk meloloskan peserta tes dengan meminta sejumlah dana kepada peserta tes," tulis Adhyn di beranda FB-nya.
Baca Juga: Yaqut Sebut Kemenag Hadiah Negara Buat NU, Picu Kontroversi hingga Pembubaran
Pj Sekda Muna, Harmin Ramba mengaku telah mendengar isu Pungli itu. Namun, ia memastikan Pungli itu tidak akan terjadi. Karena seleksi berbasis online dan sistem komputerisasi, sehingga dengan itu kemampuan peserta tes dapat diketahui secara langsung.
"Sulit itu ada Pungli, apalagi dalam seleksi, Pemkab melalui BKPSDM tidak terlibat," kata Harmin, Senin (25/10/2021).
Dalam penentuan kelulusan pula, tentunya berdasarkan nilai passing grade (ambang batas). Nah, dari situ Pemkab juga bisa memberikan pertimbangan berdasarkan afirmasi.
