"Untuk calo ada yang sedikit bermain untuk cepat meloloskan penumpang, bahkan sempat ricuh dan hampir adu jotos," keluhnya.
Sementara salah satu mahasiswa Muna Barat yang kuliah di Kota Kendari, Acil mengatakan memilih jalur penyeberangan kapal feri Pelabuhan Amolengo karena tidak terlalu padat, meskipun mengantre tetapi tidak terlalu lama, apa lagi waktu penyeberangan hanya membutuhkan beberapa menit untuk sampai di Labuan Bajo.
"Saya sarankan bagi yang pulang kampung sebaiknya lewat saja jalur alternatif untuk menghindari kepadatan penumpang bahkan harus menunggu berhari-hari," katanya. (A)
Penulis: Rasmin Jaya
Editor: Kardin
