Ia mengungkap, untuk proses autopsi hari ini pihak keluarga dan LBH sudah mengutus satu orang perwakilan tenaga kesehatan untuk melihat atau mencatat proses autopsi.
Andre berharap, kasus itu sudah satu tahun berjalan dan sudah banyak saksi yang pihaknya ajukan untuk membuktikan kasus itu bukan kecelakaan melainkan pembunuhan.
Baca Juga: Hendak Lambung Truk, Wanita di Muna Tewas Terlindas Ban
"Mudah-mudahan dengan hasil autopsi hari ini dapat membuat terang penyebab kematian korban. Luka-lukanya apa sja, ada di mana saja, dan penyebab semoga dapat terungkap," pungkasnya.
Sementara itu, dr Forensik RS Bahteramas Sulawesi Tenggara, Indah Wulan Sari mengatakan, pihaknya telah melakukan autopsi terhadap jenazah Juliansyah serta telah membawa sampel untuk dilakukan pemeriksaan.
