Begini bunyi klarifikasi selengkapnya seperti yang dikutip dari Indozone.id.
Dua pemuda ba'da magrib datang ke rumah salah satu ustaz yang ada di Kampung Susukan, Parungkuda, Sukabumi dengan tujuan mau mengobati adiknya yang sakit. Tiba di lokasi, ustaz yang satu sedang tidak ada di rumah. Kemudian mencari ustaz yang satu lagi yang mana rumahnya berdekatan. Sampai di lokasi, ditanya sama warga, dia bilang mau berobat adiknya yang gila. Khawatir dengan banyaknya isu orang gila yang menyerang kiai/tokoh, maka warga mengambil tindakan kekerasan.
Beruntung Kapolsek Parungkuda segera mengamankan dua pemuda tersebut. Kemudian datang kedua orang tuanya memberi kesaksian bahwa memang anaknya yang satu lagi sakit. "Clear sudah", bahwa ada kesalahpahaman. Mari lebih bijak menerima info yang belum jelas kebenarannya."
Klarifikasi dari seorang netizen yang mengaku warga setempat.
Selain itu, akun @jens_zm juga membagikan rekaman suara DPC FPI Parungkuda dan DPC FPI Bojong Genteng yang kebetulan berada di lokasi kejadian.
