Lebih lanjut wanita berjilbab hitam itu mengatakan, tak lama kemudian, pihak security bergegas berkoordinasi dengan aparat kepolisian.
"Tadi ada polisi yang datang dari Tim Inafis Polrestabes Medan bersama pihak rumah sakit. Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan mengenakan alat pelindung diri (APD). Habis itu, saya tak tau korban dibawa kemana," ungkap Lina.
Sementara, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat dikonfirmasi Telisik.id, melalui WhatsApp, membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia tidak bisa menjelaskan secara detail penyebab pasien COVID-19 tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu.
"Iya benar, pasien itu melompat dari kamar perawatanya. Belum bisa kita sampaikan apa penyebab dia mengakhiri hidupnya dengan sadis. Petugas sedang melakukan penyelidikan," kata Kombes Pol Riko Sunarko.
Reporter: Ones Lawolo
