Asep dilempar menggunakan potongan kayu, tepat di hadapannya, namun tidak mengenai korban. Selanjutnya SJ melayangkan pukulan menggunakan tangan kanan yang mengenai pipi sebelah kiri korban hingga membengkak.

Baca juga: Wabah COVID-19 ABG di Kendari Jadikan Malam Ajang Balap Liar

Asep yang tak terima perlakuan oknum Kades, naik pitam dan melawan pelaku SJ.

"Jujur saya tidak terima diperlakukan begitu. Waktu itu saya ingin membalas dan menerima ajakannya berkelahi. Tapi saya keburu ditahan oleh teman-teman pelaku sehingga saya tidak bisa membalas," bebernya.

Asep yang tak terima kejadian itu langsung melaporkan ke Polsek Lambuya dan langsung divisum oleh tenaga medis. Asep mengalami memar pada bagian pipi sebelah kiri akibat terkena pukulan tangan SJ.