"Melihat keadaan ibunya, Ardis langsung membangunkan suaminya Dunsen Samuel Misa (36) untuk melihat keadaan korban," kata Kapolres Kupang.
Selanjutnya kata dia, Ardis kemudian menghubungi ayah kandungnya via telephone seluler yang sedang berada di rumah almarhum Penun Liumau di Kelurahan Manulai II.
Dunsen Samuel Misa mengaku kalau saat ditemukan korban sudah tergelak di dapur belakang rumah dan sudah dalam keadaan mengeluarkan busa dari mulut.
Melihat kondisi korban, Dunsen Samuel Misa langsung mencari pertolongan dengan mencari mobil untuk membawa korban ke RSUD WZ Johannes Kupang.
Baca Juga: Restorative Justice Perkara KDRT Disetujui Kejagung, Kejari Muna Hentikan Penuntutan
