KENDARI, TELISIK.ID - Pembangkit Listri Tenaga Uap Nii Tanasa yang berada di Kecamatan Lalunggasumeeto Kabupaten Konawe, diduga pilih kasih dalam memberikan dana CSR pada masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh seorang Koordinator aksi, Jusran Tayeb yang mengatakan, jika sejak 2017, CSR PLTU Nii Tanasa berhenti disalurkan.

"CSR pendidikan ini awalnya lancar. Tapi saat 2017 CSR pendidikan sama sekali tidak keluar hingga 2020," katanya pada Rabu (11/5/2022).

Selain itu, dia menambahkan jika di tahun 2022 ini hanya ada satu desa yang menerima dana CSR dari PLTU Nii Tanasa, padahal sebelumnya diterima secara merata ke masing-masing 11 desa yang berada di Kecamatan Lalunggasumeeto tersebut.

"Sekarang yang terima cuma satu desa saja, itu pun cuma beberapa orang," ungkapnya.