"Data tersebut akan jadi acuan teman-teman legislatif ketika turun Monev proyek peningkatan jalan Bangsala-Ponggi. Nanti kami sinkronkan hasil pekerjaan PT SSMA dengan RAB dan gambar tersebut, mulai dari lebar jalan dan lain sebagainya," jelasnya.

Meskipun secara kasat mata, tambahnya,  hasil pekerjaan peningkatan jalan khususnya Totallang-Latawaro sangat tidak sesuai.

"Tapi kita tetap harus sinkronkan dulu dengan RAB dan gambar kalau memang tidak sesuai, itulah yang kami kejar," tukasnya.

Ketua DPC Partai Golkar ini mengatakan, setelah data yang mereka minta ke Dinas PUPR Kolut ada, maka mereka kembali akan melakukan Monev di Kecamatan Porehu.

"Jika hari ini data tersebut sudah ada maka jam kedua kami kami akan Monev. Namun, jika tidak diindahkan maka kami akan meminta Ketua DPRD Kolut mengajukan surat berikutnya. Ini akan jadi dasar buat kami, ketika instansi terkait tidak memenuhi permintaan kami, maka kami akan memanggil mereka untuk RDP bersama Komisi III," tukasnya.