JAKARTA, TELISIK.ID - PT Vale Indonesia Tbk meraih fasilitas pinjaman sindikasi berbasis keberlanjutan (Sustainability-Linked Loan/SLL) senilai US$ 750 juta dengan opsi tambahan US$ 250 juta.

Dana ini akan digunakan untuk mendukung proyek strategis nikel dan memperkuat komitmen perusahaan terhadap praktik pertambangan berkelanjutan.

Fasilitas ini menjadi pinjaman sindikasi pertama bagi PT Vale dan mendapat respons tinggi dari pasar global. Sebanyak 14 bank internasional terlibat, dengan tingkat permintaan mencapai 1,7 kali dari nilai yang ditawarkan (oversubscribed), mencerminkan kepercayaan kuat terhadap kinerja dan arah bisnis perusahaan.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap mineral kritis, khususnya nikel, yang menjadi komponen utama baterai kendaraan listrik (EV) dan penyimpanan energi.

Proyeksi global menunjukkan lonjakan signifikan kebutuhan baterai dan kapasitas penyimpanan energi hingga 2030.