Costa selain tampil sebagai pahlawan utama bagi Portugal dalam pertandingan ini, dia juga terpilih sebagai pemain terbaik.

“Ketika saya melakukan penyelamatan dari Šeško di perpanjangan waktu, saya pikir saya harus melakukannya. Saya membaca bahasa tubuhnya dan bisa membantu tim. Ini mungkin permainan terbaik dalam hidupku,” tutur Costa.

Costa menceritakan, dirinya fokus melakukan apa yang harus dia lakukan dengan mengikuti firasatnya.

“Tentu saja kami telah menganalisis pengambil penalti, tetapi pemain berubah dan mereka mengubah cara mereka menembak. Saya sangat senang dan sangat bersemangat telah membantu tim,” lanjut Costa.

Meski kalah dari Portugal, pelatih Slovenia yang mendapat kartu merah di pertandingan ini, Matjaz Kek, menaruh harapan besar pada timnya. Dia yakin Slovenia akan terus berkembang dan bisa lebih bersaing.