Baca Juga: Tak Masuk 6 Besar, Suara Abdurrahman Saleh Tertinggi Internal PAN
Sementara itu, Ali Mochtar Ngabalin, yang menjabat sebagai Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, memiliki latar belakang politik yang cukup beragam. Awalnya merupakan kader Partai Bulan Bintang (PBB), ia pernah menjadi anggota Komisi I DPR RI periode 2004-2009 dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (F-BPD) melalui daerah pemilihan Sulawesi Selatan II. Pada tahun 2010, Ali Mochtar berpindah ke Partai Golkar.
Saat dikonfirmasi Telisik.id melalui pesan WhatsApp, Ngabalin belum memberikan respons apapun. Hingga saat ini, real count melalui situs KPU masih terus berlangsung, mengingat data yang masuk belum mencapai seratus persen. (B)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Haerani Hambali
