BOMBANA, TELISIK.ID - Kondisi bangunan dan ruang belajar SDN 38 Lauru yang membutuhkan perhatian khusus, mendapatkan perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta DPRD Kabupaten Bombana melalui komisi III.

Diketahui, selain ruang belajar yang nyaris rubuh, SDN 38 juga menjadi langganan banjir saat Sungai Lauru meluap di musim hujan juga saat air laut pasang.

Kadis Dikbud Bombana, Andi Muhammad Arsyad mengatakan, pihaknya tidak akan lagi meninjau kondisi SDN 38 Lauru. Kondisi yang beredar di media sosial sudah cukup menjadi dasar untuk ditindak lanjuti.

"Video dan foto-foto yang beredar sudah cukup jadi dasar untuk ditindak lanjuti. Kami langsung rapatkan karena ada juga sekolah di Kabaena Utara yang juga kondisinya memprihatinkan," ucap Arsyad saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/9/2022).

Pihaknya pun segera berkoordinasi dengan perencaannya untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.