KONAWE, TELISIK.ID - Proses belajar dari rumah bagi peserta didik mulai dari TK/PAUD, SD hingga SMP di Kabupaten Konawe telah berlangsung kurang lebih enam bulan.

Proses kegiatan belajar kini beralih ke sistem dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Alhasil, hal ini tentu juga membuat peserta didik merasa bosan dan jenuh karena tak bertemu dengan teman dan gurunya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, Suriyadi, mengungkapkan, belajar dengan sistem tatap muka memang menjadi sebuah keinginan sebagian besar orang tua siswa saat ini.

"Saat ini proses belajar masih menggunakan Daring dan Luring, tapi kalau ada sekolah yang siap untuk belajar tatap muka kita akan mempertimbangkan itu. Namun sekolahnya harus memenuhi persyaratan," ungkapnya, Selasa (29/09/2020).

Olehnya itu, pihak Dikbud akan mempertimbangkan hal tersebut, namun dengan catatan sekolah harus memenuhi poin-poin persyaratan untuk menyelenggarakan belajar tatap muka di sekolah. Tentu sebelumnya pihak Dikbud akan berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pimpinan daerah Kabupaten Konawe dan Satuan Tugas COVID-19 Konawe.