Lanjutnya, awal tahun pihaknya sudah siap untuk membuka sekolah secara serentak, namun adanya instruksi langsung dari pemerintah pusat untuk menunda proses belajar tatap muka tersebut.
Ia menambahkan, Dikbud Konawe yakin memilih belajar tatap muka karena sejauh ini belum adanya klaster dari peserta didik dan menurunnya prestasi anak pada masa pandemi ini. Dengan tetap melihat situasi perkembangan COVID-19 di Konawe.
Pihaknya mengakui selama ini proses belajar online dinilai kurang efektif dalam meningkatkan prestasi peserta didik, selain itu orang tua siswa mayoritas ingin anaknya belajar di sekolah. (B)
Reporter: Muh. Surya Putra
Editor: Fitrah Nugraha
