Baca Juga: Dikbud Kota Kendari Buka Suara Terkait Sekolah Kurang Fasilitas
Di sisi lain pula, pihaknya tak henti-henti melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah untuk memastikan atribut yang dikenakan setiap hari. Kemudian, di setiap Jumat ada namanya, Jumat Religi (Juri). Dimana,
seluruh siswa dikuatkan pada sisi spiritualnya, sehingga tidak ada lagi siswa tamatan SD bagi umat Muslim yang tidak mengetahui huruf hijaiyah.
"Bagi agama lain di hari Jumat dibolehkan membawa alkitab. Sekolah juga bisa menggelar zikir bersama ataupun ceramah dengan mendatangkan ustaz dari luar sekolah dalam rangka menguatkan religitas murid," terangnya.
Setiap Jumat dan Sabtu, lanjut mantan Ketua KPU Muna itu, dapat melakukan kegiatan healthy day dan kebersihan yang juga masuk dalam penerapan IKM tentang proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5).
