
“Mereka sudah berjanji, mereka tidak mau diintervensi olah siapapun, termasuk kepala sekolah dan guru,” beber Yusmin, Sabtu (12/11/2023).
Ia juga berharap, siswa menggunakan media sosial secara bijak dan tidak menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong. Menolak politik uang dan segala jenis pemberian dalam bentuk apapun.
Ikrar dilaksanakan dengan penuh integritas dan rasa tanggungjawab dalam rangka mewujudkan netralitas ASN yang bermartabat, beretika dan demokratis demi terwujudnya persatuan dan kesatuan NKRI.
“Mari kita wujudkan Pemilu dan Pemilihan 2024 di Sulawesi Tenggara yang partisipatif, jujur dan adil tanpa cela, aman, damai, serta kondusif dalam rangka mendukung kesinambungan pembangunan nasional,” tambahnya.
