Oleh karena itu, generasi muda diharapkan menggunakan media sosialnya untuk menjadi aktor dalam memfilter berita hoaks dan ujaran kebencian.

Tak hanya itu, KPU juga membutuhkan energi generasi muda untuk menjaga nilai toleransi atas persaingan politik dan memberikan nilai-nilai objektif, kritik yang baik terhadap penyelenggaraan pemilu. Dalam meningkatkan partisipasi.

"KPU melakukan sosialisasi untuk mendengungkan salah satu visi utama kami bahwa pemilu sebagai sarana integrasi bangsa, bukan pemecah belah bangsa," kata Afif. (A-Adv)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Kardin