Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian di SMKN 1 Kendari, salah satu sekolah terakreditasi A di Sulawesi Tenggara. Foto: Repro smkn1kendari.id

 

Kepala Dinas Dikbud Sulawesi Tenggara, Yusmin mengatakan, penyebab SMK di Sulawesi Tenggara masih banyak yang terakreditasi B karena penjurusan yang dibutuhkan adalah guru produktif lulusan FKIP, sedangkan guru produktif lulusan FKIP di SMK masih sangat kurang.

“Penyebab kurangnya guru di SMK bukan lulusan FKIP, karena didominasi jurusan lain yang mengambil akta mengajar atau akta IV untuk mengajar,” kata Yusmin, Kamis (19/10/2023).

Hal ini berdampak pada saat penilaian akreditasi oleh tim verifikasi. Dimana, dalam penilaian akreditasi terdapat beberapa indikator seperti kemampuan guru, proses pembelajaran, fasilitas dalam menunjang proses belajar mengajar, sarana dan prasarana.

Praktek belajar siswa-siswi SMKN 2 Kendari, salah satu sekolah terakrefitasi A di Sulawesi Tenggara. Foto: Repro smkn2kendari.id