Sementara itu, Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Sultra, Aryo Wibowo. T Prasetyo mengatakan, salah satu bentuk peningkatan literasi keuangan pelajar dalam MoU tersebut adalah dengan pemanfaatan QRIS, sebab menurutnya guru dan peserta didik merupakan pengguna sistem seperti QRIS.
Baca Juga: 1.000 Guru Ikut Menulis Wisata Literasi yang Digelar Dikbud Sulawesi Tenggara
Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong perluasan transaksi non-tunai melalui QRIS agar sistem pembayaran bisa menjadi lebih mudah dan cepat di lintas sektor termasuk dunia pendidikan.

"Kami berharap melalui kerja sama ini maka pengembangan informasi maupun pelatihan, bagaimana QRIS ataupun QRIS Tuntas yang merupakan fitur baru dari QRIS, bagaimana membuat account perusahaan, pengembangan kantin digital hingga koperasi, dapat terlaksana,” ujarnya.
