
Yusmin mengatakan, bahan seragam karya siswa SMK yang akan dilaunching merupakan bantuan Pemprov melalui anggaran perubahan tahun 2023.
"Pada anggaran perubahan tahun 2023 lalu, dialokasikan anggaran sebesar 110 juta rupiah. Alhamdulillah tahun ini akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama DPRD agar ditingkatkan besarannya," kata Yusmin.
Yusmin mengungkapkan, keuntungan membeli produksi karya para siswa yang masih di bawah pasaran, dimana harga di pasar 200 ribu, sementara produksi karya siswa hanya sekitar 160 ribu.
"InsyaAllah, semoga hal ini akan membantu meringankan siswa," ungkapnya.
