Pemilihan Duta Museum juga dilakukan untuk memperkenalkan kepada masyarakat, bahwa warisan peninggalan sejarah dapat dipertahankan melalui promosi museum.

Tempat peninggalan benda-benda bersejarah itu diharapkan tidak hanya menjadi wadah keilmuan mengenal sejarah, namun dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi pengunjung.

"Yang terpilih menjadi Duta Museum kita harapkan dapat berproses, agar mereka tidak berakhir di Duta Museum untuk melakukan kegiatan dan menyampaikan keberadaan Museum Sulawesi Tenggara," pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Yusmin, saat menyampaikan sambutan pemilihan Duta Museum Sulawesi Tenggara. Foto: Erni Yanti/Telisik

 

Ia juga berharap kepada Duta Museum yang terpilih dapat menguasai ilmu permuseuman, termasuk koleksi-koleksi yang ada di Museum Sulawesi Tenggara untuk disampaikan kepada masyarakat.