Dalam kegiatan ini, para guru mendapatkan pembekalan dari narasumber nasional di bidang matematika dan biologi.
Materi yang disampaikan tidak hanya fokus pada penguasaan substansi, namun juga strategi pembinaan siswa yang sistematis, intensif, dan berorientasi pada capaian medali di ajang OSN nasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Prof. Aris Badarah, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah awal untuk mengurangi ketergantungan terhadap lembaga luar dalam pembinaan OSN.
“Kegiatan ini, kami bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Olimpiade Indonesia, kita berharap akan melahirkan trainer-trainer, dan ketergantungan terhadap lembaga-lembaga itu semakin berkurang,” kata Aris kepada telisik.id, Senin (14/7/2025).
Aris meyakinkan bahwa pemilihan peserta dilakukan secara objektif melalui tes, bukan melalui penunjukan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
