Mengutip Wikipedia.com, warisan budaya tak benda adalah praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, atau keterampilan, serta instrumen, objek, artefak, dan ruang budaya yang dianggap oleh UNESCO sebagai bagian dari warisan budaya suatu tempat.

Warisan budaya tak benda dianggap oleh negara anggota UNESCO dalam kaitannya dengan warisan dunia berwujud yang berfokus pada aspek-aspek budaya tak benda.

Pada tahun 2001, UNESCO membuat survei antara negara dan LSM untuk mencoba menyepakati definisi, dan konvensi untuk perlindungan warisan budaya tak benda dirancang pada tahun 2003 untuk perlindungan dan promosinya.

Warisan budaya tak benda di Sulawesi Tenggara memberikan beragam manfaat, antara lain:

1. Pemeliharaan identitas budaya: warisan budaya tak benda mempertahankan identitas unik masyarakat Sulawesi Tenggara, membantu menjaga keberagaman budaya yang menjadi bagian integral dari sejarah dan kehidupan mereka.