KENDARI, TELISIK.ID - Dalam mendukung upaya transformasi pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, Yusmin, secara penuh mendukung penerapan Kurikulum Merdeka Belajar sebagai kurikulum nasional yang dijadwalkan akan diterapkan pada tahun 2024.

Yusmin menyampaikan bahwa penerapan kurikulum ini merupakan langkah yang sangat positif dalam memberikan keleluasaan kepada penyelenggara pendidikan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih berkualitas.

Sejak beberapa bulan lalu, Yusmin telah giat dalam kampanye dan penyemarakan informasi terkait Kurikulum Merdeka Belajar. Bahkan pada bulan lalu, pihaknya baru saja berkunjung ke SMKN 8 Buton dan SMAN 6 Pasarwajo untuk menyemarakkan kurikulum tersebut.

"Jadi dari bulan sebelumnya sudah mengampanyekan sekaligus menyemarakkan Merdeka Belajar," tuturnya, belum lama ini.

Hal ini menunjukkan komitmen dan peran aktif Dikbud Sulawesi Tenggara dalam memastikan keberhasilan implementasi kurikulum yang mengedepankan konsep pembelajaran yang lebih fleksibel dan adaptif sesuai dengan perkembangan zaman.