Komang mengaku memang sangat suka menulis untuk mengisi waktu luangnya dan saat akan mengikuti lomba, ia awalnya mempersiapkan ide cerita yang sesuai dengan tema yang disediakan, kemudian menentukan alur cerita dan ending cerita.
Dalam lomba ini Komang menulis cerpen tentang seseorang yang gagap, karena gagap ia sering dibully sama teman-temannya sehingga ia sering meluapkan kekesalannya melalui tulisan. Karena kebiasaan menulis, akhirnya kemampuan menulisnya berkembang.
Baca Juga: Pemprov Sultra Terima Anugrah Merdeka Belajar dari Kemendibud
Suatu saat, sambung Komang dengan antusias, tokoh tersebut bermimpi di masa depan hidupnya akan suram karena tidak berani mencoba. Pada saat SMA, sekolahnya mengadakan lomba menulis dan ia pun ikut serta dalam lomba tersebut. Awalnya ia diremehkan oleh teman-temannya namun karena ia ingin keluar dari zona nyamannya, ia pun mencoba.
"Walau pada akhirnya ia tidak memenangkan lomba tersebut, namun ia telah mencoba dan tidak berputus asa," tutur Komang mengakhiri ceritanya.
