Diketahui sebelumnya, bantuan yang akan diberikan berupa paket internet ini pihaknya merencanakan sebanyak Rp 200 ribu per siswa. Namun, karena ada penambahan siswa yang tadinya tidak diperhitungkan, sehingga bantuan yang diberikan sebanyak Rp 195 ribu per siswa.

“Bantuan yang akan diberikan kepada siswa sebesar Rp 195 ribu,” kata Asrun Lio kepada Telisik.id, Senin (29/6/2020).

Baca juga: Tujuh SMP di Kendari Ajukan Permohonan Belajar di Sekolah

Bantuan tersebut, tambah dia, siswa diharapkan bisa membaginya dengan membeli paket data internet untuk keperluan belajar onlinenya, dan membeli vitamin untuk menjaga imun tubuh siswa.

“Dari bantuan ini siswa bisa membelikan paket data dan vitamin. Tentu paket data itu semua dipakai untuk keperluan siswa baik untuk belajar daring dan menjaga kesehatan siswa,” tambahnya.